SMK Pratama Mulya Karawang melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Sosialisasi Program Sekolah kepada Orang Tua/Wali Murid Kelas X pada 25 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan menyatukan langkah antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi perjalanan pendidikan murid kelas X.
Melalui kegiatan ini, orang tua/wali murid mendapatkan informasi mengenai berbagai program, sistem pendidikan, budaya sekolah, tata tertib, hingga layanan digital yang digunakan untuk mendukung proses pendidikan di SMK Pratama Mulya Karawang.
Sebagai sekolah kejuruan, SMK Pratama Mulya Karawang menerapkan pembelajaran berbasis kompetensi, praktik lapangan kerja di industri selama enam bulan pada kelas XI atau menyesuaikan permintaan industri, serta Uji Kompetensi Keahlian. Lulusan dipersiapkan untuk memiliki berbagai pilihan, yaitu bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan di dalam dan luar negeri.
Sekolah juga memiliki empat konsentrasi keahlian, yaitu Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), dan Manajemen Perkantoran (MP).
Salah satu bagian penting yang disosialisasikan kepada orang tua/wali murid adalah pemanfaatan PMK Mobile sebagai media informasi dan administrasi sekolah.
Melalui PMK Mobile, orang tua dapat memperoleh informasi yang berkaitan dengan kehadiran dan absensi murid serta administrasi sekolah. Penggunaan aplikasi ini menjadi bagian dari upaya sekolah memanfaatkan teknologi digital untuk membangun komunikasi yang lebih efektif antara sekolah dan orang tua.
Dengan adanya PMK Mobile, orang tua diharapkan dapat lebih mudah mengikuti perkembangan informasi putra-putrinya sekaligus memberikan perhatian terhadap kedisiplinan kehadiran dan berbagai kebutuhan administrasi sekolah.
Pemanfaatan aplikasi ini juga mendorong keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan. Sekolah memberikan informasi, orang tua memberikan pendampingan, dan murid menjalankan tanggung jawabnya. Ketiganya menjadi bagian yang saling melengkapi dalam membangun proses pendidikan yang baik.
Selain program akademik dan kejuruan, orang tua/wali murid juga diperkenalkan dengan berbagai budaya yang diterapkan di sekolah.
SMK Pratama Mulya Karawang mengembangkan budaya industri melalui penerapan 5R/5S, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta disiplin waktu. Di sisi lain, sekolah juga membangun budaya religius dan ekologis melalui berbagai kegiatan pembiasaan.
Program tersebut antara lain tadarus Al-Qur'an, salat Dzuhur berjamaah, salat Jumat berjamaah, keputrian, literasi dan numerasi, Gres Kece, pemilahan sampah, Aquaponik, GAMES, serta program HIJAU.
Orang tua juga mendapatkan informasi mengenai kebiasaan membawa tumbler dan alat makan pribadi sebagai bagian dari program Adiwiyata dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan sosialisasi juga memberikan pemahaman mengenai jam masuk dan pulang sekolah, waktu istirahat, tata tertib, seragam, keselamatan berkendara, ekstrakurikuler, serta sistem pembinaan kedisiplinan murid.
Informasi tersebut diharapkan dapat membantu orang tua memberikan pendampingan yang selaras dengan pembinaan di sekolah.
Lebih dari sekadar menyampaikan program, kegiatan ini menjadi upaya membangun kepercayaan dan komunikasi dua arah. Orang tua tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi mitra sekolah dalam mendukung perkembangan putra-putrinya.
Memasuki SMK merupakan awal perjalanan untuk membangun kompetensi sekaligus karakter. Murid tidak hanya dipersiapkan untuk menguasai keterampilan sesuai bidang keahlian, tetapi juga dibentuk agar memiliki disiplin, tanggung jawab, kepedulian, dan kesiapan menghadapi dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
Dengan dukungan sekolah dan keluarga, proses tersebut diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Melalui semangat Creative, Optimistic, Observant, Leading, SMK Pratama Mulya Karawang terus membangun kolaborasi dengan orang tua untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang murid.
“Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah.”
— Ki Hadjar Dewantara
SMK Pratama Mulya Karawang
Sekolah dan Orang Tua Bersinergi, Murid Tumbuh dan Berprestasi.